JAKARTA, KOMPAS.com — Barack Obama kembali
memenangkan pemilihan Presiden Amerika Serikat untuk kali kedua.
Kemenangan tersebut juga sangat berarti bagi pasar modal Indonesia.
Direktur
Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito menyambut positif
kemenangan Barack Obama. Hal tersebut dinilai memberikan keberuntungan
bagi Indonesia.
"Itu kabar bagus bagi Indonesia," kata Ito saat ditemui di kantor BEI Jakarta, Rabu (7/11/2012).
Menurut
Ito, selama Obama menjadi Presiden Amerika Serikat, maka aliran modal
asing khususnya dari Amerika Serikat terus datang ke Indonesia.
Akibatnya, kondisi indeks harga saham gabungan (IHSG) juga terdongkrak
naik.
Di sisi lain, kemenangan Obama untuk kali kedua ini juga
menguntungkan pengekspor dalam negeri. Sebab, Amerika Serikat, sebagai
salah satu dari tiga negara terbesar tujuan ekspor Indonesia, akan
memiliki dampak positif, baik bagi Indonesia maupun Amerika Serikat
sendiri. Artinya, kemenangan Obama ini tidak akan menyebabkan kebijakan
ekspor-impor berubah.
Perdagangan IHSG hari ini ditutup dengan
kenaikan 36,16 poin (0,84 persen) menjadi 4.350,43. Sementara itu,
rupiah ditutup menguat 3 poin dari Rp 9.633 menjadi Rp 9.630 per dollar
AS.