Home » » Hatta: Perbedaan Harga Bensin Premium-Pertamax Membahayakan Kita

Hatta: Perbedaan Harga Bensin Premium-Pertamax Membahayakan Kita

Written By Purbaya Group on Senin, 20 Agustus 2012 | 12.19

Jakarta - Pemerintah meyakini perbedaan (disparitas) harga antara bensin premium dengan bensin pertamax yang terlampau jauh akan membahayakan negara. Kok bisa?

Menurut Menko Perekonomian Hatta Rajasa, perbedaan atau selisih harga yang jauh antara keduanya ini membuat ongkos subsidi terus membesar, karena masyarakat cenderung memilih menggunakan premium karana murah.

"Disparitas harga antara premium dan pertamax yang cukup tinggi ini dapat membahayakan kita," kata Hatta di kediamannya, kompleks Perumahan Widya Chandra, Jakarta, Minggu (19/8/2012).

Dikatakan Hatta, perbedaan harga ini membahayakan karena terus dominannya penggunaan bensin premium pada kendaraan bermotor. Ini mengakibatkan kendaraan yang masuk ke Indonesia hanya yang berteknologi rendah.

"Dengan kendaraan yang berteknologi rendah inilah yang menyebabkan penggunaan BBM boros, sehingga akan berdampak pada membengkaknya
volume BBM bersubsidi," ujarnya.

Jika terus dibiarkan, kata Hatta, tahun depan volume konsumsi BBM bersubsidi bisa tembus mencapai 48 juta kiloliter (KL). "Tahun ini saja bisa capai 43 juta KL, kalau kita tidak lakukan pembatasan bisa tinggi lagi, kalau dibiarkan tidak kuat APBN kita menanggung bebannya," tandas Hatta.

Seperti diketahui, harga bensin premium saat ini masih menyentuh Rp 4.500 per liter. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan dengan bensin pertamax yang di Jakarta harganya mencapai Rp 9.750 per liter.
Share this article :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Purbaya Group - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger